Jepara Kerajinan Rotan Furniture
Produk lain yang ditemukan di Jepara adalah kerajinan Rotan. Tidak ada yang tahu yang pertama kali memperkenalkan kerajinan rotan di Desa Teluk, Welahan, Jepara. Masyarakat di sini sepertinya telah belajar menenun rotan sejak dalam kandungan. Meskipun tidak ada jengkal tanah ditanam rotan di Jepara.
pusat kerajinan rotan yang berlokasi di Desa Teluk Wetan dan sekarang dikirim ke Gede Sidi. Di sana, jumlahnya mencapai ratusan perajin. Kemampuan untuk menenun rotan sudah dimiliki generasi generasi. Kemampuan untuk menenun rotan diperoleh dari orang tua.
kemampuan pengolahan Rotan tidak hanya dalam bentuk tenun, tetapi juga di mebel seperti kursi rotan dan rak buku. harga penawaran perajin relatif murah. Namun, semua tergantung pada ukuran dan tingkat keunikan. Satu set kursi tamu, misalnya, biaya USD 1-3000000. "Memang, bila dibandingkan dengan kerajinan dari daerah lain, di sini lebih mahal tapi kualitasnya terjamin."
Jepara kerajinan rotan tidak hanya dikenal di Indonesia tapi juga diekspor ke negara-negara lain. Para perajin sering mendapatkan pesanan yang akan diambil untuk negara-negara di Asia dan Eropa. Para pengrajin tidak ekspor langsung, tetapi melewati pedagang yang datang langsung ke Jepara. Ada juga pengiriman dari perusahaan di Jakarta.
kerajinan rotan dari desa Teluk mencapai puncak kemuliaan saat krisis moneter pada tahun 1988 dan 1997. Pada saat itu dolar AS melonjak ke langit. Rotan harga saham melonjak dan omset perajin membengkak.
Kegiatan ini rotan menenun telah mendorong ledakan ekonomi yang besar di desa Teluk dan sekitarnya. Sekarang beberapa pekerja membuka sentra kerajinan sendiri di Desa Sidi Gede, jarak 10 kilometer dari desa Teluk Wetan.











